Suicide Squad

Kebiasaan dari film DC semenjak Man of Steel adalah mereka apik dalam 30 – 40 menit pertama, lalu pelan-pelan seperti anak ABG yg baru punya duit, kehilangan arah mau dibawa kemana ceritanya.

Tapi kalo kita nurunin ekspektasi tiap nonton film DC, maka kita bisa akan (sedikit) menikmati film mereka. Curiga ini petinggi Warner Bros kagak ada yg baca komik, pokoknya bagi mereka masukan semua cameo, PASTI LAKU.

Asiknya Suicide Squad terletak di chemistry karakternya. Asik, semacam nyambung kayak aku dan dia tapi ga bisa bersama karena plot yg agak aneh. Chemistry mereka yg bikin betah nonton.

Jared Leto, maaf ya. Tapi Anda terlalu lebay namun ndak pas. Gapapa, masih ada kesempatan. kayaknya scene dia banyak dipotong oleh pihak Warner.

Kudu nonton atau ngga? Bisa dibilang Suicide Squad lebih baik daripada Batman V Superman kok. tapi kalo masih trauma sama BvS mendingan jangan nonton. pilih 3 Srikandi aja yang lebih baik ceritanya.

Soundtracknya enak-enak walo kayaknya keliatan maksa ngepasinnya. Lagu rap pas credit title enak.

Yawes gitu aja. Oh ada extra scene di tengah credit title.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s