The Shallows

Ketika keindahan bertemu dengan taring.

Pada tahun 1975, film Jaws diputar di bioskop-bioskop amerika. Hasilnya? Nembus box office……dan bikin parno beberapa orang untuk berenang di laut. dan ga hanya di amerika yang parno. Orang Indonesia yang pernah nonton film ini, terutama pas kecil juga banyak yang parno berenang di laut.

Setelah itu banyak film-film tentang hiu, baik yang sekuel dari Jaws (yang tiap sekuel makin “aneh”… uhuk Anaknya hiu pertama balas dendam uhuk!), yang lumayanan macam Deep Blue Sea, dan yang absurd ala Sharknado. Lalu sekarang muncul The Shallows.

The Shallows lebih ke jenis film survival ala Gravity, Life of Pie, Buried, atau 127 Hours. Jadi hampir sepanjang film isinya ya si Blake Lively aja gitu… dan Steven Seagull (makhluk ini sungguh menghidupkan filmnya). Nah di sini diperluin aktor yang enak diliat. Dan Blake Lively adalah pilihan tepat. Mbah seneng banget liat panta… maaf, aktingnya dia yang nampak natural. Bahkan dia ga perlu pake make up juga dah sexy perut…maaf, mukanya. Keliatan pula kumel karena kebakar matahari.

Screen Shot 2016-08-18 at 3.55.34 PM.png

#PERHATIKAN

Gambar di film ini banyak scene indah dan scene pantai…. loh jadi yang indah ternyata Blake-nya. iya.

Pemandangan perairan dangkal dishoot dari atas dan ada 2-3 peselancar sedang mengejar ombak itu bisa disebut One perfect shot sih. bikin pengen liburan ke pantai. tapi bukan pantai ancol. walo kalo kita ke pantai ancol dijamin aman dari serangan hiu. Hiunya keburu mati sebelum nyampe pantai ancol. kagak bisa napas…..(eh ikan emang napas?)

Ceritanya sendiri juga apik bertutur, jadi penonton ga dibawa berlarut dalam kesedihan peniuh reliji dan filosofis ala Life of Pi atau Gravity. Semua murni tentang survival dengan mengandalkan otak dan barang seadanya. Ada satu adegan yang bikin parno jika main di laut. (awas minor spoiler) Bayangan hiu di ombak. ini sungguh keren sekaligus malesin bayanginnya kalo beneran kejadian.

Ketegangan nonton ini lebih tegang daripada nonton Lights Out. Baik tegang karena Hiunya atau Blakenya.

Asiknya sih nonton di bioskop. tapi kalo keabisan, usahain nonton di TV yang layarnya gede. kalo cuma ada laptop, coba nontonnya di kamar yang gelap. biar berasa nuansa luas dari film itu.

Advertisements

2 Comments Add yours

  1. Audi says:

    Selama nonton kaki gue di atas gak mau nyentuh lantainya studio sangking bikin parnonya

    Liked by 1 person

    1. cenayangfilm says:

      iya. coba abis nonton ini snorkling deh…..

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s