Inferno

Pencarian yang terburu-buru.

latest

Film ketiga dari kisah Dan Brown, setelah Da Vinci Code dan Angels & Demons, The Lost Symbol dilewatin gitu aja mungkin karena mirip National Treasure-nya Nicolas Cage kali ya. Karena ceritanya ngebahas tentang sejarah amerika. Sutradara tetap sama dengan dua film sebelumnya, Ron Howard.

Jadi Inferno ini adalah film ketiga yang diambil dari buku keempat kisah Robert Langdon, sementara Angels & Demons adalah film kedua yang diambil dari buku pertama, dan Da Vinci Code film pertama yang diambil dari buku kedua. KUSUT YHAAAAAAAA.

Filmnya sendiri sebenernya lebih baik daripada Da Vinci Code yang menurut mbah “kok membosankan di bagian yang penting ya?” dan Angels & Demons yang “aduh kok rambutnya Rober Langdon gitu amat”. Kenapa lebih baik? Karena bisa dibilang mbah udah keburu lupa sama isi cerita bukunya. Hanya ingat samar-samar ceritanya dan ga inget penutupnya gimana.

Nah! Hal yang kayak gini yang bikin lebih asik nontonnya. Da Vinci Code dan Angels & Demons itu cerita bukunya terlalu kuat dan memorable, alhasil pas nonton filmnya, tiap detil isi bukunya udah hapal dan pas liat jadi film malah kesel karena “ledakan pikiran” pas baca bukunya ternyata ga meledak…. malah cenderung sembleb kayak petasan basah.

Pas Inferno malah jadi bisa nikmatin filmnya, menikmati ketidak tahuan puzzle dan twist cerita. Jadinya film ini jadi lebih baik daripada dua film sebelumnya. Yang kurang adalah, film ini seperti terburu-buru dalam perpindahan satu tempat puzzle ke tempat berikutnya, walau sebenernya ini perbaikan dari film-film sebelumnya yang lamban dalam berpindah. Percepatan pindah ini mengakibatkan penonton ga bisa berlama-lama menikmati keindahan tempat-tempat bersejarah yang dikunjungin…..

(“ya  kalo mau lama mending datang sendiri ke sana, Mbah!” – @SultanKoaya

“Kagak ada duitnyaaaaaa” – @CenayangFilm

“Makanya kaya raya” – @SultanKoaya)

infernomovie3

Felicity Jones gemes… Tom Hanks ena bener ini dapet partner gemes terus kayak Vania Gemash

Dan Inferno ini dari awal udah langsung ngegas. Action…action…action. Walo edit cepat di penerawangan Robert Langdon bikin pusing saking cepetnya. Kalo yang punya penyakit epilepsi bisa bahaya karena banyak kilatan flash.

Kerennya juga dari series Robert Langdon adalah, mereka ga perlu nulis syuting di Roma/Istanbul/Paris di poster film mereka.

Jadi … bolehlah buat yang udah nonton Da Vinci dan Angels & Demons untuk nonton Inferno. Atau masih pengen nonton Munafik? Ya bebas sih

Advertisements

5 Comments Add yours

  1. Syachrul Arsyad says:

    Si Mbah enak nggak ingat alur cerita filmnya. Saya malah kebingungan sendiri melihat plot dan karakter tokoh dibuat berbeda. Epilog filmnya juga berubah–tidak lebih baik dari versi novelnya. Udah gitu aja sih.

    Like

  2. Syachrul Arsyad says:

    Eh, itu maksudnya: enak karena nggak ingat alur cerita di dalam novel. Hehehe

    Like

  3. bloueyhunz says:

    Enaknya baca bukunya dulu ga mbah? Udah lama beli tp blom dibaca

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s