Dunkirk

sebuah perjuangan untuk pulang

Dunkirk ini unik. Kenapa unik? Karena sebenernya film ini ceritanya sederhana. Cuma kesederhanaannya itu dibuat rumit sama si Chris Nolan. Dari alur cerita dan angle cerita yang diambil, jadinya ga kayak film perang, karena ga ada banyak adu tembak antar tentara, ledakan yang membuat tangan atau kaki copot ala Saving Private Ryan, bahkan tentara musuh aja ga keliatan ujudnya. Dialog yang minim, Tom Hardy kalo ga salah cuma punya dialog ga lebih dari 10, serta ga ada sama sekali aktor utama di film ini makin membuat si Dunkirk tidak seperti film perang yang udah-udah. Iya, bisa dibilang di sini ga ada tokoh utama sama sekali, atau malah semuanya menjadi tokoh utama, sama seperti kehidupan, masing-masing individu menjadi tokoh utama bagi alur kehidupannya.

 

Sepanjang nonton Dunkirk udah kayak nonton filmnya Mia Khalifah, tegang terus ga dikasih jeda. Tekhnik alur cerita yang diambil dari 3 angle dan 3 waktu yang berbeda bikin menarik ditonton. Kalo alurnya lurus-lurus aja ga maju mundur mungkin filmnya ga seasik dan semikir ini. Iya alurnya maju mundur dan ngasih liat satu adegan dari 3 sudut pandang berbeda kayak film Vantage Point. Ketegangan ditambah lagi dengan BGM yang ciamik dari hans Zimmer, bikin ga sempet makan popcorn ataupun ketiduran kayak yang udah-udah.

Mungkin banyak yang ga biasa dengan 3 alur waktu ini, apalagi yang biasa nonton film dengan alur yang lurus-lurus aja dan cuma buat instastory doang. Dan kalo buat yang kebiasaan masuk bioskop telat juga pasti akan bingung dulu karena ga tau kalo film ini dibagi 3 alur. Kaaaan banyak tuuuuuh, yang masuknya telat cuma gegara “ah nanti aja masuknya, masih iklan kok” sampe dalem berisik nanya-nanya mulu kayak fans bola baru nanya “emang tim lo kapan pernah juara?”

Nolan sebisa mungkin meminimalisasikan penggunaan CGI di film ini, perahu yang digunain aja sampe lebih dari 50 perahu. Jadinya banyak adegan yang nampak real dan keren banget jadinya. 70% film ini disyut pake kamera IMAX, makanya warna dan gambarnya keliatan detil banget. Michael Caine lagi-lagi main di filmnya Nolan, udah 7 kali dia, di sini cuma muncul suaranya aja di radio pesawat. Cillian Murphy udah 5 kali di filmnya Nolan, Tom Hardy udah 3 kali, Hans Zimmer udah 6 kali. Harry Styles agak beruntung ya daripada Ed Sheeran, di film ini doi kayaknya bakal jauh dari gugatan netizen. Dan jangan harap ada adegan Harry nyanyi atau cinta-cintaan di sini.

 

Buat yang ga suka nonton film perang karena terlalu banyak darah dan potongan tubuh, Dunkirk ini bisa jadi pilihan pas. Ga ada itu umbar-umbar darah dan potongan tubuh yang lepas, tapi tegangnya tetep dapet. Tapi disarankan untuk ga ke toilet atau ciuman, karena takutnya nanti agak lost dengan timeline ceritanya. Lakuin sebelum atau sesudah nonton aja. Sayang banget kalo sampe ada adegan yang ga ketonton soalnya. Buat yang nyari adegan seremnya ya jangan nonton Dunkirk, nonton the Doll 2 aja……

Sejak Inception, filmnya Nolan selalu tentang perjuangan untuk pulang ke rumah. Trilogi Batman kalo dipaksain bisa juga sih dianggap soal “pulang”, jika keinginan Bruce Wayne untuk ga jadi Batman lagi bisa dianggap sebagai “pulang” jadi manusia biasa. Nah Dunkirk ini seperti jadi Trilogi Pulang setelah Inception dan Interstellar. Dulu ada film Indonesia yang juga tentang “pulang”, jadi ada sekelompok remaja, teater yang jadi rumah mereka diambil paksa, kelompok ini jadi terbuang dan harus berjuang untuk bisa “pulang” ke “rumah” mereka. Lupa judulnya apaan ya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s